Post by: evilkyunin >:D
• puisi
SEBAIT UCAPAN BERSAMA NASI KIRIMAN
seorang demonstran
tersandar letih
dengan sebungkus nasi kiriman
ketika asar menggelincir dijalan
sepotong kertas putih
terselip dibungkus lapisan
tak ada alamat tak ada nama
hanya sebait ucapan yang bersih
ibu tak mengenalmu pada muka, anakku
tapi kita adalah satu pada hati
bersamamu segala simpati dan doa
anak-anakku melangkahlah
karena langkahmu adalah juga langkah kami
*dari kumpulan puisi Bur Rasuanto “Mereka Telah Bangkit” terbitan PD Karya Baru 1966
ANALISIS PUISI
1. Unsur Intrinsik
1) Tema : Perjuangan
2) Amanat : Walaupun tidak saling mengenal tetapi tetap satu dalam perjuangan.
3) Diksi :
seorang demonstran
tersandar letih
dengan sebungkus nasi kiriman
ketika asar menggelincir dijalan
sepotong kertas putih
terselip dibungkus lapisan
tak ada alamat tak ada nama
hanya sebait ucapan yang bersih
ibu tak mengenalmu pada muka, anakku
tapi kita adalah satu pada hati
bersamamu segala simpati dan doa
anak-anakku melangkahlah
karena langkahmu adalah juga langkah kami